
Apel Deklarasi Mencegah Kekerasan di Sekolah serta Ramadhan dan Idul Fitri Tanpa Petasan dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026 di halaman SMP Negeri 2 Puncu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran.
Apel deklarasi tersebut turut dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Manggis yang memberikan dukungan terhadap upaya sekolah dalam membangun budaya positif di lingkungan pendidikan. Kehadiran pemerintah desa menjadi wujud sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan ini, yang bertindak sebagai pembina apel adalah perwakilan dari Kecamatan Puncu. Dalam amanatnya disampaikan pentingnya kesadaran seluruh siswa untuk menjauhi segala bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, serta membangun sikap saling menghargai, peduli, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Selain itu, melalui deklarasi ini juga disampaikan imbauan kepada seluruh siswa agar merayakan bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dengan cara yang aman dan positif, salah satunya dengan tidak menyalakan petasan. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko bahaya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui kegiatan deklarasi ini diharapkan seluruh warga sekolah semakin menyadari pentingnya menjaga lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan serta menciptakan suasana Ramadhan dan Idul Fitri yang aman, damai, dan penuh makna. Kerja sama antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan bertanggung jawab.






Tinggalkan Komentar